Trading & Distribution System

Trading Management System
Software untuk perdagangan, distribusi dan jasa


1 Umum
Seiring dengan perkembangan teknologi informasi di segala sector bisnis, maka tidak dapat dipungkiri bahwa suatu perusahaan harus mengikutinya. Dalam rangka mengantisipasi kebutuhan perusahaan akan teknologi informasi maka Kami CV. Abiyosoft Cipta informatika telah banyak menciptakan software-software yang berkualitas untuk berbagai segmen Bisnis.
Salah satu software yang telah berhasil kami ciptakan adalah software untuk perusahaan dagang dan jasa yang bernama TMS (TRADING MANAGEMENT SYSTEM).
TMS dibuat dan disesuaikan dengan alur bisnis perusahaan perdagangan dan jasa di Indonesia.
Dengan software TMS segala kegiatan bisnis akan dicatat dalam software ini mulai dari pembelian,penjualan,service,inventory, kas/bank, general ledger dan hrd.

TMS cocok untuk perusahaan yang bergerak dalam bidang :
A. Perusahaan yang bergerak dalam bidang distribusi (TMS VERSI DISTRIBUSI)
B. Perusahaan retail seperti toko, minimarket dan supermarket. (TMS VERSI POS)
C. Perusaahaan yang bergerak dalam bidang jasa proyek (Gedung, dan lain-lain).
D. Perusahaan jasa seperti salon,bengkel (TMS VERSI JASA).
E. Perusahaan Manufacturing ( TMS VERSI MANUFACTURING).


2 Kelebihan TMS di banding software lain sejenis.
TMS dibuat dengan menggunakan software development tools windows yang bersifat GUI dan User Friendly. Adapun kelebihan TMS secara detail adalah sebagai berikut.
A. Multi currency dalam arti anda bisa menggunakan bermacam-macam kurs dalam transaksi anda.
B. Multi User dan client server dalam arti TMS bisa dipakai oleh banyak user.
C. Multi Gudang dalam arti inventory anda bisa dikategorikan pergudang atau pertoko.
D. Multi Satuan dalam arti item dalam barang satuannya bisa banyak.
E. Multi Level security dalam arti user bisa dibatasi sesuai wewenang dalam jobs description.
F. Bisa Online antar cabang dalam arti software ini bisa melakukan sinkronisasi data antar cabang tiap saat
G. Realtime stock dalam arti stock otomatis terupdate apabila terjadi transkasi.
H. Realtime recovery dalam arti perbaikan data secara realtime apabila ada data yang missing.
I. Periode stock fleksible.
J. BARCODE READY.
K. Item Grouping dalam arti barang bisa di buat grouping misalnya penjualan paket yang terdiri dari beberapa item barang.
L. Laporan Bisa ditransfer ke dalam output lain seperti word, excel, html, pdf, bmp, xml
M. Tersedia customisasi dalam arti apabila pelanggan menginginkan perubahan dan penambahan report dan form maka akan kami layani.

3 Modul – modul TMS
TMS mempunyai modul yang cukup lengkap antara lain ;

A. Modul Master dan setup
Modul ini digunakan untuk menambah dan mengedit master seberti master barang, gudang, customer, vendor dan lain-lain.
Modul ini berisi sub Modul
1. Setup Barang.
2. Setup vendor.
3. setup Customer.
4. Setup Kurs .
5. Setup Gudang
6. Setup CART OFF ACCOUNT
7. dan lain-lain


B. Modul Pembelian.
Modul ini digunakan untuk management pembelian barang kepada supplier/vendor/pemasok.
Modul ini berisi sub Modul
1. Outgoing Inquiry berfungsi untuk penawaran harga ke vendor/pemasok.
2. Purchase Order berfungsi untuk membuat order pembelian ke Vendor/supplier/pemasok.
3. Penerimaan Barang berfungsi untuk membuat berita acara penerimaan barang dari Vendor/supplier/pemasok
4. Invoice pembelian berfungsi untuk memasukan tagihan pembelian dari vendor/supplier/pemasok.

5. Retur pembelian Berfungsi untuk membuat transaksi retur pembelian ke vendor/supplier/pemasok.
6. Laporan pembelian seperti (detail order pembelian, status order pembelian, penerimaan barang,return pembelian) kurang lebih terdapat 30 report dalam modul ini.

C. Modul Penjualan dan Jasa.
Modul ini digunakan untuk management penjualan barang dan jasa kepada pelanggan/customer.
Modul ini berisi sub Modul
1. Quotation berfungsi untuk mencatat permintaan harga customer/pelanggan.
2. Sales Order berfungsi untuk mencatat order dari customer/pelanggan.
3. Delivery order befungsi untuk membuat transaksi pengiriman barang ke customer/pelanggan.
4. Sales Invoice berfungsi untuk membuat transaksi penagihan ke customer pelanggan.
5. Direct Sales berfungsi untuk mencatat transaksi penjualan langsung (POS).
6. Return Penjualan berfungsi untuk membuat transaksi return penjualan dari customer/pelanggan.
7. Laporan penjualan yang terdiri dari laporan delivery order, laporan sales invoice, laporan retur penjualan berbagai bentuk kurang lebih 50 report.

D. Modul Project Costing.
Modul ini digunakan untuk pembiayaan dan budgeding project
Modul ini terdiri
1. Modul Setup Project.
Modul ini berfungsi untuk mensetup nama project, customer, nilai project, tanggal mulai dan tanggal selesai dan project budgeting

2. Modul Project Costing.
Modul ini berfungsi untuk memasukan material yang digunakan dalam satu project, biaya project, pembayaran project.

3. Modul Project Tracking.
Modul ini berfungsi untuk melihat sampai sejauh mana suatu project dibiayai, memakai material, Penerimaan pembayaranya, dan tagihannya.

4. Modul Project simulation.
Untuk simulasi sebuah project apakah untung atau rugi.

5. Project AR.
Penerimaan pembayaran dari si penerima proyek.

6. Laporan
 Laporan daftar proyek
 Laporan pemakaian Material per proyek/all proyek.
 Laporan biaya per proyek/all proyek.
 Laporan Perkiraan laba/RUGI per proyek.
 Laporan Hutang perproyek/all proyek.
 Laporan Piutang perproyek/ all proyek.
 Laporan Inventory / Per proyek/all proyek



E. Modul Inventory
Modul ini digunakan untuk management persediaan.
Modul ini berisi sub Modul
1. Update stock berfungsi untuk update stock anda.
2. Mutasi stock berfungsi untuk mencatat transaksi pemindahan barang dari gudang/toko satu ke gudang/toko lain.
3. Inventory adjustment berfungsi untuk mencatat penyesuaian stock dari hasil stock opname.
4. Inventory tracking berfungsi untuk melihat aktivitas barang anda.
5. Validate Inventory digunakan untk validasi inventory
6. Item Grouping berfungsi untuk membuat nama barang yang berisi dari beberapa item barang lainnya yang berfungsi untuk penjualan paket.
7. Laporan Inventory yang terdiri dari laporan posisi sock, reorder level, mutasi stock dan mutasi antar gudang yang terdiri dari 20 bentuk report.

F. Modul AP (hutang dagang)
Modul ini digunakan untuk management pembayaran hutang ke vendor/supplier/pemasok yang terjadi pada waktu kita membeli barang ke vendor.
Modul ini berisi sub Modul
1. Pembayaran Hutang berungsi untuk membuat transaksi pembayaran hutang ke vendor/supplier/pemasok.
2. Laporan AP yang terdiri dari Laporan umur Hutang, Laporan pembayaran hutang dan lain-lain.

G. Modul AR (Piutang dagang).
Modul ini digunakan untuk management penerimaan penjualan (cash) dari pelanggan yang terjadi pada waktu kita menjual barang.
Modul ini berisi sub Modul
1. Penerimaan kas berungsi untuk membuat transaksi penerimaan kas dari pelanggan.
2. Laporan Ar yang terdiri dari Laporan umur Piutang, Laporan Penerimaan piutang dan lain-lain.

H. Modul Kas dan Bank.
Modul ini digunakan untuk management transaksi yang berkaitan dengan bank baik penerimaan maupun pengeluaran.
Modul ini berisi sub Modul
1. Penerimaan Kas (di modul AR)
2. Pengeluaran Kas (di modul AP)
3. Rekonsilasi Bank
4. Pembayaran langsung
5. Laporan Kas/Bank.

I. Modul GL.
Modul ini digunakan untuk membuat pelaporan keuangan perusahaan..
Modul ini berisi sub Modul
1. Journal Voucer untuk membuat transaksi journal secara manual apabila belum ada di transaksi.
2. Aktiva tetap untuk mencatat metode penyusutan aktiva tetap
3. Laporan - laporan yang terdiri dari :
 Journal pembelian (otomatis dari transaksi pembelian).
 Journal Penjualan (otomatis dari transaksi penjualan)
 Journal Voucher (dari transaksi journal voucher).
 Trial Balance / Neraca Percobaan
 Rugi Laba simple
 Rugi laba perbandingan beberapa bulan
 Rugi laba perbandingan budget
 Neraca simple
 Neraca perbandingan budget
 Neraca perbandingan periode.
 Pelaporan Pajak.

Untuk informasi lebih lanjut silahkan hubungi kami

Developed by JogjaCamp  ® Copyright 2006 amandasoft